Senin, 06 Februari 2012

BANDARA SA AMIR BUBUNG LUWUK


Kabupaten Banggai yang beribukotakan Luwuk, mempunyai sumber daya alam yang sangat ber­nilai ekonomi tinggi, antara lain adanya kandungan gas alam yang kini sedang dieksploitasi. Keka­ya­an alam suatu daerah, sudah tentu harus ditunjang adanya sektor perhubungan, dan untuk daerah ini dapat dikatakan cukup memadai, karena telah ditunjang 5 pe­labu­han laut temasuk Pelabuhan Tangkiang yang hingga kini belum teroperasi maksimal, 2 pelabuhan penyeberangan dan dilengkapai pula bandar udara kelas III Syukuran Aminuddin Amir Luwuk Ka­bu­pa­ten Banggai, yang awal pengoperasiannya diresmikan oleh Menteri Perhubungan, Rusmin Nurjadin. 
Adapun letak dari badara ini, yaitu sejajar dengan garis pantai selatan peling selatan peling dan berada di kaki bukit dengan ketinggian 17 m diatas permukaan air laut, dan  arah landasan pacu (:) 04–22. Bandara ini, sejak tahun 1974 oleh Pemerintah Kabupaten Banggai dibangun lapangan terbang pertama kali dengan panjang landasan 850 m x 30 m dengan kontruksi onderlag dan pemadatan. Adapun status bandara sebelumnya adalah Lapangan Terbang Peritis Bubung, yang selanjutnya kini, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No KM 68 Tahun 2002, status Bandar Udara ini menjadi Bandar Udara Kelas III, guna melayani kepentingan umum serta menunjang kegiatan perekonomian, pelayanan publik dan memperkuat landasan pembangunan berkelanjutan. 
Kepala Bandara Syukuran Aminudin Amir Luwuk, Umar B Linggulu kepada Jaya Pos mengatakan, guna mengantisipasi pembangunan Kabupaten Banggai kedepan, lapangan terbang direncanakan berada pada koordinat 01"02"25" sampai dengan 122.46"7 E dengan E Elevasi 17 Meter (55,76 feet). Bandara ini sampai tahun 2009 sudah resmi dapat didarati pesawat berbadan lebar 737-300. Tahun 2010 mendapat alokasi dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk mendanai kegiatan yang meliputi beberapa item pekerjaan, meliputi pekerjaan overlay landasan seluas 9000 m, pengadaan dan pemasangan lampu landasan/air field (AFL) dan mals, penambahan daya 53 KVA menjadi 164 KVA, pembangunan gedung genset, gedung CCR, pengadaan tiang flood light dan rehabilitasi rumah dinas serta RTT sisi udara. 
Lebih jauh Umar mengatakan, semua itu bertujuan agar Bandara SA Amir, layak dan memenuhi syarat dalam pelayanan, keamanan dan keselamatan penerbangan pesawat berbadan lebar jenis Boeing 737-300/400 sampai boeing 737-900 ER. “Ini merupakan upaya pihak kami agar bandar udara ini representatif bagi pengguna jasa penerbangan di kawasan timur Sulawesi Tengah. 
Dengan meningkatkan program pembangunan yang terarah dan terprogram secara rinci dan tepat guna oleh Kementerian Perhubungan,
Bandar Udara SA Amir mendapat kucuran anggaran APBN-P senilai Rp 6,5 milyar untuk pengadaan dan pemasangan DVOR/DME lengkap dengan gedungnya di ujung landasan Palu. 22 terpasang navigasi tercangih untuk keselamatan penerbangan, pengadaan mobil pemadam PKP-PK Tipe II, pemasangan genset 250 KVA, mengerjakan pelapisan landasan seluas 6000 x 30 m dengan rehabilitasi gedung terminal serta pemindahan-pemindahan fasilitas komunikasi AFTN-PTT dari Gorontalo–Luwuk, pengadaan mobil truk, pengadaan fasilitas recorder.
Umar mengatakan, mudah-mudahan tahun 2012 ini pihaknya mengusulkan peningkatan lalu lintas udara dengan kenaikan kelas bandara menjadi Kelas II. Kedepan kegiatan yang lebih penting antara lain pembentukan lahan perpanjangan R/W 400 m x 150 m, overlay landasan, hingga tahun 2013 nanti program kontruksi perpanjangan R/W 400 x 30 m sehingga R/W menjadi 2250 m x 30 m dapat didarati pesawat Boeing 737-400 Boing 737900 ER secara full (Sumber : http://www.harianjayapos.com)

Senin, 30 Januari 2012

Hotel Dafam Istana Luwuk Segera Hadir Desember 2012 : Welcome to the MOST RECOMMENDED city for SULTIM

Dafam Hotel Management (DHM) adalah manajemen hotel untuk jaringan skala nasional di Indonesia yang bermain di hotel bintang dua sampai dengan bintang lima. Sepanjang tahun 2010-2011 DHM sangat aktif mengembangkan dan memperluas jaringannya di Indonesia.


Dalam usia yang tergolong muda, 7 hotel sudah dikelola dengan 4 hotel yang sudah beroperasi adalah Hotel Dafam Semarang, Hotel Marlin Pekalongan, Hotel Dafam Cilacap, dan Hotel Vio Cimanuk Bandung. Sementara 3 hotel lainnya akan melakukan soft opening di awal tahun ini adalah Hotel Dafam Pekalongan, Hotel Vio Pasteur Bandung, dan Hotel de Solo di Solo.


Kemudian selain ketujuh hotel tersebut, DHM bekerja sama dengan Istana Group akan membuka satu hotel lagi di Kota Luwuk – Sulawesi Tengah dengan nama Dafam Istana Luwuk. Rencananya hotel ini akan opening pada Desember 2012.


Luwuk adalah ibukota Kabupaten Banggai – Sulawesi Tengah yang berjarak ± 607 km dari Kota Palu. Dikatakan bahwa Luwuk merupakan kota transit karena di kota ini terdapat bandara Syukuran Aminuddin Amir yang dapat menampung pesawat berbadan besar, dengan maskapai penerbangan yang aktif dari dan sampai Kota Luwuk yakni Lion Air, Merpati Air, dan Express Air yang beroperasi tiap hari.


Luwuk mempunyai daya tarik tersendiri terutama untuk pariwisata, memiliki pantai yang indah dengan terumbu karang dan berbagai jenis ikan hias yang melengkapi kekayaan bawah laut di Luwuk. Dan juga memiliki dataran tinggi dengan pemandangan gunung hijau nan subur. Tempat wisata kebanggaan Luwuk adalah Pantai Kaki Lima, Pantai Pandan Wangi, Teluk Lalong, Salodik Water Fall, dan Air Terjun Tontouan.


Sekilas tentang keindahan Kota Luwuk yang menjadi alasan DHM untuk melebarkan sayap di kota tersebut. Hotel Dafam Istana Luwuk nantinya akan memiliki jumlah kamar sebanyak 65 yang terdiri dari 62 Deluxe dan 3 Royal Suite. Hotel bintang 3 ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas : kolam renang, fitness centre, karaoke, ruang meeting, indoor dan outdoor restaurant.


Dengan lokasi yang strategis dan pemandangan indah diharapkan kehadiran Hotel Dafam Istana Luwuk dapat menambah nilai jual. Mampu Meningkatkan wisatawan dalam dan luar negeri sehingga perekonomian daerah setempat juga dapat meningkat (Sumber : www.bon-appetit.biz)

Sabtu, 28 Januari 2012

WACANA SULTIM


Keinginan masyarakat yang bermukim di wilayah timur provinsi Sulawesi Tengah untuk mendirikan provinsi sendiri terus bergolak. Rabu siang, ratusan warga dan mahasiswa mendesak Gubernur Sulawesi Tengah untuk segera mengeluarkan rekomendasi pemekaran provinsi Sulawesi Timur. Pengunjukrasa mendesak gubernur Sulawesi Tengah lengser dari jabatan bila tidak memberikan rekomendasi pemekaran provinsi Sulawesi Timur.
Massa Desak Gubernur Mekarkan Sulawesi Timur Palu - Keinginan masyarakat yang bermukim di wilayah timur provinsi Sulawesi Tengah untuk mendirikan provinsi sendiri terus bergolak. Rabu siang, ratusan warga dan mahasiswa mendesak gubernur Sulawesi Tengah untuk segera mengeluarkan rekomendasi pemekaran provinsi Sulawesi Timur. Pengunjukrasa mendesak gubernur Sulawesi Tengah lengser dari jabatan bila tidak memberikan rekomendasi pemekaran provinsi Sulawesi Timur.
Aksi yang dimulai dari depan rumah dinas gubernur Sulawesi Tengah di Jalan Muhammad Hatta ini kemudian bergerak menuju kantor gubernur di Jalan Sam Ratulangi. Mereka membawa sejumlah spanduk dan panflet serta selebaran yang intinya mendesak agar Gubernur Sulawesi Tengah Banjela Paliudju segera mengeluarkan rekomendasi pemekaran provinsi Sulawesi Timur. Bahkan sebuah spanduk berisi tiga tuntutan rakyat Sulawesi Timur bila aspirasi mereka tidak diterima yakni menolak membayar pajak, ajakan mogok PNS dan pelengseran Gubernur Banjela Paliudju. Tampak pula bendera yang sudah didesain sebagai bendera provinsi Sulawesi Timur.
Sambil berorasi secara bergantian, beberapa perwakilan melakukan negosiasi dengan aparat polisi pamongpraja agar bisa diterima gubernur. Proses pertemuan dengan gubernur baru dapat berlangsung sekitar satu jam kemudian. Keinginan melakukan pemekaran ini sebenarnya sudah lama bergulir. Hanya saja persyaratan pemekaran tidak terpenuhi. Salah satunya adalah luas wilayah pemekaran tidak boleh lebih luas dari provinsi induk, jumlah penduduk dan sebagainya. Kekurangan persyaratan inilah yang membuat pihak gubernur tidak dapat memberikan rekomendasi pemekaran provinsi Sulawesi Timur. Empat kabupaten yang menyatakan akan bergabung pada pemekaran provinsi Sulawesi Timur yakni Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Tojo Una-una dan Kabupaten Morowali.Yang pantas menjadi ibukota adalah Luwuk (Sumber : Wikipedia.org)

Selasa, 06 Desember 2011

Beam on Elastic Foundation : Solusi Metode Elemen Hingga


Penyelesaian masalah adalah dengan menggunakan metode elemen hingga (FEM) yaitu balok dengan perletakan elastis :
  • Defleksi atau Lndutan sepanjang balok.
  • Besar Gaya Momen dan Gaya Geser.
  • Menghitung tulangan dan konfigurasinya.
Metode Elemen hingga terdiri dari :
  • Diskretisasi elemen.
  • Memilih fungsi pendekatan.
  • Hubungan antara besaran-besaran kedua.
  • Menurunkan persamaan elemen.
  • Membentuk persamaan global
  • Memasukkan boundary condition
  • Menyelesaikan persamaan 




Jumat, 02 Desember 2011

Gubernur SULUT Terbaik seINDOESIA, Viva SULUT


REPUBLIKA.CO.ID, MANADO- Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Sinyo H Sarundajang memeroleh penghargaan sebagai gubernur terbaik dan berprestasi di ajang penganugerahan GATRA Award 2011.
"Ya, pak gubernur memeroleh penghargaan dari GATRA Award 2011 sebagai gubernur berprestasi. Penghargaan serupa juga diterima gubernur Sulawesi Selatan dan Gubernur Jawa Tengah," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Christian Sumampouw, di Manado, Jumat.
Sumampouw menjelaskan, penghargaan yang diterima gubernur Sarundajang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fawzi yang bertepatan dengan acara perayaan HUT Gatra ke-17 di Sahid Jaya Hotel Sudirman Jakarta, Kamis (1/12).
Dia menjelaskan, Mendagri memberikan apresiasi kepada Sarundajang yang telah mampu membangun Sulut dengan penuh jiwa dan raga serta tanggung jawab sehingga membawa kemajuan pesat sehingga layak dinobatkan sebagai gubernur terbaik tahun 2011.
Ditetapkannya Sarundajang sebagai gubernur terbaik dari 33 Provinsi se-Indonesia, kata Sumampouw, karena dinilai berhasil membawa Provinsi Sulawesi Utara dua tahun berurutan memeroleh predikat opini pengelolaan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, membawa Provinsi Sulawesi Utara terbaik dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).

Sumber : Republika

Selasa, 22 November 2011

Karakterisasi Tanah Lempung Lunak di Porong-Sidoardjo


Untuk mendapatkan informasi tentang karakteristik lempung lunak biasa dilakukan dengan metode uji di lapangan atau in-situ test dan uji di laboratorium. Untuk uji di laboratorium adalah sangat membutuhkan kondisi tanah yang tak terganggu atau undisturbed soil sample dimana tingkat gangguannya seminal mungkin. Namun pada praktisnya adalah sangat sulit untuk mendapatkan contoh tanah untuk di uji di laboratorium dengan gangguan minimal. Karena itu selain data dari uji di laboratorium diperlukan juga data dari uji in-situ, uji di lapangan atau in-situ dinilai dapat memberikan hasil yang lebih representatif.
Beberapa uji di lapangan yang digunakan pada studi karakterisasi tanah lunak pada penelitian ini adalah CPTu atau Cone Penetration Test with Pore Pressure Measurement dan Pressuremeter test.
Maksud dari penelitian ini adalah mengumpulkan data, melakukan kajian serta menyusun karakterisasi tanah lempung lunak di daerah Porong-Sidoardjo yaitu berupa sifat-sifat fisik dan mekanik dari uji di lapangan dan uji di laboratorium. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan data dan informasi acuan dalam perencanaan konstruksi di daerah Porong-Sidoardjo karena keberadaaan tanah lempung lunak tersebut.                                                           

Apa yang bisa dijadikan acuan bisa berupa hasil pengolahan data, korelasi-korelasi empirik, kesimpulan-kesimpulan yang bisa digunakan untuk memperkirakan prilaku tanah lempung lunak tersebut terhadap konstruksi sipil.

Untuk uji di lapangan terdiri dari :
§         Pemboran dengan melakukan tes SPT (Standard Penetration test) dan pemgambilan contoh tanah tak terganggu.
§         Uji CPTu
§         Uji Pressuremeter
Sedangkn untuk uji di laboratorium terdiri dari :
  • Uji Index Properties
  • Uji Trixial UU
  • Uji Triaxial CU
  • Uji Konsolidasi