Sabtu, 15 Agustus 2009

Fakta menarik tentang Timbunan Lemak di Perut kita

Ada artikel-artikel yang menarik seputar FAKTA Timbunan LEMAK di PERUT kita khususnya bagi Wanita pasca melahirkan dan siapa saja yang merasa kelebihan berat badan dan atau merasa bahwa ada penimbunan lemak dalam skala berlebih dibagian Perut Kita. Berita terkait :

Jangan berkecil hati bila timbunan lemak menutupi perut Anda. Tanpa perlu operasi sedot lemak, perut ramping pun bisa jadi kenyataan.
Perut rata dan ramping merupakan idaman banyak wanita. Namun, bila Anda sudah memasuki usia kepala tiga, pernah hamil, atau kurang bisa mengontrol nafsu makan, Anda mungkin perlu sedikit lebih berusaha mengenyahkan timbunan lemak di perut.
"Tidak ada teknik diet, makanan khusus, atau jenis olahraga tertentu yang secara khusus bisa menyingkirkan lemak perut. Tapi kabar baiknya, lemak di bagian perut merupakan jenis lemak yang akan hilang saat bobot tubuh turun," kata Michael Jensen, MD, sepesialis endokrin dari Mayo Clinic.

Terutama untuk orang yang memiliki bentuk tubuh apel atau pir, saat Anda berhasil mengurangi berat badan, biasanya lemak di bagian perut akan lebih dulu menyusut dibanding bagian tubuh lain.

"99 persen orang yang berat badannya berkurang, lemak di perutnya akan susut lebih dulu dibanding bagian tubuh lain dan akan lebih proporsional dari tubuh bagian atas," kata Jensen.
Hal itu terjadi karena lemak dalam, seperti yang ada di bagian pinggang, metabolismenya lebih aktif dan lebih mudah hilang dibanding lemak subkutan di bawah kulit, apalagi jika jumlahnya tak terlalu banyak," kata Penn State, PhD, seorang peneliti.
Jadi, makin cepat Anda mengurangi bobot tubuh, makin cepat pula lemak di sekitar perut disingkirkan. Meski mudah hilang, bukan berarti Anda boleh berdiam diri. Tetap diperlukan olahraga dan pengaturan pola makan untuk membuat timbunan lemak tersingkir.
Studi terbaru yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan mengontrol kalori dengan mengonsumsi gandum utuh akan mempercepat perampingan perut.

"Bila ingin menghilangkan lemak, konsumsi makanan sehat, kontrol asupan kalori, serta olahraga secara teratur minimal sejam sehari agar lemak cepat terbakar," kata Jansen (Sumber : Kompas.com).

6 Fakta tentang LEMAK

1. Semua lemak tidak sama.
Kelebihan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita disimpan ke dalam dua tempat; yaitu di bawah kulit (subcutaneous fat) untuk jangka panjang, dan di bagian perut (visceral fat) untuk jangka pendek. Visceral fat disebut juga lemak omental yaitu lemak pada omentum, sepotong jaringan yang menempel pada perut tepatnya di bawah otot abdominal.

2. Lemak yang tidak terlihat adalah yang paling berbahaya.
Waspadai lemak yang tidak terlihat. Terlalu banyak lemak yang tersembunyi di dalam tubuh dapat menimbulkan masalah besar seperti meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, gula dan tekanan darah yang tinggi, resistensi insulin dan peradangan yang tak kunjung sembuh. Semua masalah tersebut dapat menyebabkan beragam penyakit seperti demensia (penurunan daya ingat), kanker, penyakit hati, dan diabetes.

3. Stres membuat Anda gemuk.
Stres tidak hanya membuat Anda ingin makan es krim, tetapi juga memicu terlepasnya kortisol (hormon stres) yang menyebabkan Anda mudah lapar. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk mengurangi stres.

4. Waspadai apa yang Anda makan.
Mengonsumsi makanan berlemak tanpa menghitung asupan dan jenis lemak yang dimakan dapat menyebabkan lemak perut menumpuk lebih banyak. Perhatikan apa yang Anda konsumsi sekarang juga karena lemak tak jenuh tak hanya buruk bagi bentuk pinggang, tetapi juga bagi pembuluh darah Anda.

5. Mengurangi lemak perut tidaklah sulit.
Jika Anda tidak kelebihan berat badan, tetapi masih memiliki kelebihan ukuran di pinggang, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah dengan berjalan kaki. Menyediakan waktu 30 menit setiap hari dapat mencegah sel-sel lemak berkembang lebih banyak.

6. Gandum dapat mengusir lemak perut.
Jika Anda dan seorang teman sedang melakukan diet bersama, dengan cara Anda mengonsumsi gandum, sementara teman mengonsumsi nasi, Anda berdua mungkin akan kehilangan jumlah bobot yang sama. Perbedaannya, perut Anda akan terlihat lebih ramping! (Sumber : Kompas.com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar